PLBN Labang, Indonesia sebagai Patok Simpul

pos lintas batas, PLBN, Labang, Indonesia, Malaysia, patok simpul, Anwar Ibrahim, wisata, ekonomi, Lumbis, Pansiangan, GP1 West, GP1East

 

PLBN Labang
Camat Lumbis Pansiangan di PLBN Labang. Istimewa.

Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Indonesia dengan negara tetangga, Malaysia; bukan hanya ada di provinsi Kalimantan Barat. Melainkan juga terdapat di provinsi termuda di Indonesia, yakni Kalimantan Utara. 

Camat Lumbis Pansiangan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Lumbis Pangkayungon, S.Sos. menjelaskan pentingnya posisi Pos Lintas Batas Negara (PLBN).


Baca Malaysia - Indonesia : Pigi Tengok Dan Berpusing-Pusing


“PLBN Labang Indonesia dengan CIQS Bantul Sabah Malaysia hanya berjarak kurang lebih 419 meter atau masing-masing berjarak dari Patok GP1 209 meter. CIQS adalah singkatan dari Customs, Imigration, Quarantine, Security. Kenapa Patok GP1 Sungai Pansiangan dianggap patok simpul utama?” ia bertanya. 


Menurutnya, “Patok GP1 West and GP1East adalah dua patok yang menjadi simpul utama yang dibuat atas dasar trity 1915 atas revisi terhadap trity 1891 dimana tity 1915 disepakati adanya batas memotong sungai.”


Oleh karena itu, papar Camat, “ GP1 ditentukan karena merupakan batas Belanda dan Inggris cross sungai Pansiangan di antara Labang dan Bantul dengan mengambil watershed Sungai Pansiangan dan Sungai Sumandapi yang kemudian muara Sungai Sumandapi GP1East di atas 4 derajat 20 menit Lintang Utara maka masuk wilayah British (Inggris) dan Sungai Lomboi di bawah 4 derajat 20 menit Lintang Utara maka menjadi bagian Belanda.”


“Kemudian dari PG1 Sungai Pansiangan kemudian Paktok GP2 di memotong Sungai Agison dan GP3 memotong Sungai Sibuda di arah timur. Selain itu dipasang patok pilar triangulasi di watershed Sungai Sumantipal yang kemudian patok batas menuju barat ke arah Sungai Sinapad dengan patok tipe B dan ke krayan dengan patok tipe C.”


Menurut Camat Lumbis Pansiangan, "Saat ini Lomboi mejadi tapak pembangunan PLBN Labang dan muara Sungai Sumandapi CIQS Bantul Sabah Malaysia akan dibangun sebagaimana pengumuman dari Perdana Menteri Malaysia Dato Sri Anwar Ibrahim."


Selain itu, Kecamatan ini juga memiliki potensi wisata alam yang masih alami dan tidak dapat ditemukan di tempat lain, yang membuatnya menjadi tujuan yang menarik bagi para wisatawan.


Baca Hanya Orang Perbatasan Yang Mengetahui Pos Lintas Batas Yang Satu Ini


Dalam upaya untuk membedakan Kecamatan Lumbis Pansiangan dari kecamatan dan wilayah lain, Camat Lumbis memutuskan untuk fokus pada pembangunan wilayahnya dengan berbasis pariwisata. Caranya, antara lain dengan memanfaatkan kontur dan kondisi alam yang ada. Hal ini mencerminkan komitmen warga untuk menjadikan pariwisata sebagai salah satu pilar utama dalam perkembangan wilayah mereka.


Camat Lumbis juga mencatat bahwa "Gerakan Pembangunan Pariwisata Riam/Giram (Gerbang Satria) Lumbis Pansiangan adalah role model arah pembangunan di Kecamatan Lumbis Pansiangan." 


Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif pembangunan pariwisata di wilayah ini telah menjadi contoh yang baik atau panutan untuk pengembangan wilayah lainnya di Kecamatan Lumbis Pansiangan. 


Dengan demikian, mereka berusaha untuk membangun wilayah mereka dengan mengutamakan pariwisata dan mengambil inspirasi dari proyek-proyek yang telah berhasil dilakukan sebelumnya. 


Potensi pembangunan ekonomi dan wisata

Posisi geografis yang strategis dari Kecamatan Lumbis Pansiangan, yang terletak di dekat perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, memungkinkan wilayah ini untuk memiliki potensi besar dalam pembangunan ekonomi dan pariwisata. Untuk mengembangkan gagasan ini secara lebih detail, mari kita bahas beberapa aspek yang terkait:


Kecamatan Lumbis Pansiangan terletak di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Hal ini memberikan wilayah ini posisi yang sangat strategis dari segi perdagangan dan hubungan bilateral. Karena keterkaitan dekat dengan Malaysia, ini dapat memfasilitasi kerjasama ekonomi dan peluang bisnis yang saling menguntungkan.


Baca Sungai Sarawak Dan Waterfront: Pesona Keindahan Aritifsial Nan Alami


Adanya perbatasan yang dekat antara kedua negara juga menciptakan peluang untuk memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia. Ini dapat mendukung kerjasama lintas batas dalam berbagai bidang, termasuk pariwisata, perdagangan, dan investasi.


Kecamatan Lumbis Pansiangan memiliki potensi besar dalam sektor pariwisata karena lokasinya yang berbatasan dengan Malaysia. Wisatawan dari Malaysia dan Indonesia dapat mengunjungi wilayah ini dengan mudah. 


Potensi pariwisata termasuk wisata alam, budaya, dan petualangan. Kecamatan ini dapat mengembangkan infrastruktur pariwisata, seperti resor, jalur trekking, dan fasilitas pendukung lainnya untuk menarik lebih banyak wisatawan.


Dengan posisi geografis yang strategis, Kecamatan Lumbis Pansiangan juga memiliki potensi untuk menjadi pusat perdagangan lintas batas antara Indonesia dan Malaysia. Ini dapat mencakup perdagangan barang, jasa, dan kerjasama ekonomi lainnya yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah ini.


Karena letaknya yang dekat dengan Malaysia, Kecamatan Lumbis Pansiangan dapat terlibat dalam kerjasama regional yang lebih luas. Hal ini bisa mencakup keterlibatan dalam forum regional atau proyek-proyek kolaboratif dengan negara-negara tetangga.


Potensi strategis wilayah ini juga dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk setempat. Pengembangan ekonomi dan pariwisata dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat setempat.


Dengan memaksimalkan potensi geografisnya, Kecamatan Lumbis Pansiangan dapat menjadi motor penggerak dalam pembangunan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.


Untuk itu, diiperlukan kerjasama yang baik antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat lokal untuk mengembangkan potensi ini secara berkelanjutan. (X-5)

LihatTutupKomentar
Cancel